sweetzier 18-02-07 16:00
Thumb lg 560968c0 5224 4309 80ea ee9ffccbf7c9

Hati-hati Mencoba Tester Make Up Sembarangan, Ini Bahayanya.

285 Spice

Mencoba kosmetik sebelum membeli adalah kebiasaan para wanita. Tapi tahukah kamu mencoba produk kosmetik sembarang bisa menyebabkan penyakit berbahaya.


Ketika hendak membeli makeup di toko, banyak di antara kita yang kerap mencoba dan mengaplikasikan pada wajah sebelum membelinya. Seperti ketika mencoba lipstik kamu akan otomatis mencoba di bibir atau tangan. Namun apakah semua produk tester yang digunakan aman untuk dicoba. Produk-produk make up memang mempunyai bahan pengawet yang dapat menghambat pertumbuhan mikroba atau virus. Tapi jika produk ini tercampur dengan benda-benda atau zat yang tidak stelir, produk itu akan terkontaminasi dan membahayakan. Berikut beberapa bahaya mencoba tester make up secara sembarangan yang wajib kamu tahu.

1. Virus Melalui Lipstik

Saat mencoba lipstik atau lipcream kamu pasti akan mengaplikasikan paa bibir. Tapi tahukah kamu virus secara umum dapat disebarkan melalui tetesan cairan ludah yang ditinggalkan oleh mereka yang terinfeksi melalui handuk, gelas, sendok dan bahkan kuas lipstik. Banyak penyakit menular yang bisa menyebar melalui ludah seperti difteri, flu, dan penyakit yang ditularkan virus lainnya. Selain itu virus yang dibawa bisa hidup pada jaringan wajah yang dapat menyebabkan luka pada bibir dan area di sekitar mulut.

2. Beauty Blender yang Tidak Steril

Beauty blender membantu mengaplikasikan eye shadow atau alas bedak, tapi karena sering di pakai oleh berbagai orang. Sebelum memakai mereka juga tidak membersihkan wajah atau tangannya . Kemungkinan tidak steril sangat besar. Sehingga lingkungan ini berpotensi untuk meningkatkan pertumbuhan bakteri. Selain itu produk kosmetik juga tidak tersimpan dengan baik di toko.

3. Kebutaan

Penggunaan maskara secara bergantian juga sangat berbahaya, karena virus atau bakteri akan mengendap pada cairan. Salah satu akibat yang sangat berbahaya mencoba tester maskara adalah kebutaan jbagi para perempuan yang sering berbagi maskara. Gejala yang timbul berupa efek 'pink eye', yang kemudian mata memerah, dan paling parah akan mengakibatkan kebutaan pada si pemakai.

4. Jerawat dan Beruntusan

Tidak semua wanita mempunyai kulit yang tahan dengan berbagai kosmetik atau pengaruh dari luar. Sebagian wanita mempunyai kulit sensitif. Sehingga penggunaan tester make up seperti kuas, beauty blender, brush yang tidak steril akan mengakibatkan endapan kotoran pada wajah. Endapan kotoran ini akan membuat wajahmu beruntusan dan parahnya jerawatan. Jadi jangan sampai ingin tampil cantik, tapi jerawatan karena salah memakai tester.

5. Herpes

Menurut laporan Daily Mail, Elena Davoyan, yang mengajukan gugatan pada akhir Oktober lalu mengklaim dirinya mencoba lipstick sampel pada Oktober 2015, dan kemudian kena diagnosa herpes oral. Ia mengatakan dirinya tak pernah kena herpes sebelum kunjungan ke sana. Penggunaan aplikasi yang tidak steril akan menularkan penyakit-penyakit berbahaya.

6. Tips

Gunakan Aplikator Sekali Pakai

Jika ingin mencoba tester gunakanlah aplikator sekali pakai. Aplikator sekali pakai ini seperti doe foot applicator, spoolie, spatula, atau bahkan cotton bud yang tersedia di counter-counter makeup dan bisa memintanya kepada sales counter.

Jangan Biarkan Terlalu Lama

Untuk menghindari tertular virus atau bakteri kamu bisa mencobanya di tangan. Tapi usahakan langsung dibersihkan. Mintalah kapas atau tisu untuk membersihkannya. Setelah itu cuci tangan dengan sabun atau gunakan hand sanitizer. Karena semakin lama produk berada di kulit , maka semakin besar juga risiko terkena infeksi dari bakteri yang ada pada produk tester makeup.

Bersihkan Produk Terlebih Dahulu

Jika terpaksa ingin memakainya kamu bisa membersihkannya dengan tisu basah. Ohya tisu basah juga tersedia dengan kandungan alkohol di dalamnya. Kamu bisa cari di berbagai minimarket. Hal ini bisa meminimalisir penyebaran virus dan bakteri yang berbahaya. Bagian yang perlu dibersihkan adalah bagian dimana produk akan keluar, misalnya mulut botol, pump, atau ujung tube. Produk sisa yang biasanya menggumpal dan mengering di bagian-bagian tersebut juga biasa menjadi sarang bakteri.

Perhatikan Tanggal Kadaluarsa

Ini sesuatu yang sederhana tapi bisa berakibat fatal. Sebelum menggunakan produk tester, sebaiknya kamu mengecek tanggal kadaluarsa. Karena biasanya tester yang kurang banyak diminati akan lama bertahan di tester make up sampai habis. Namun jika tester sudah sangat kotor dan tulisan di botol sudah mulai pudar. Sebaiknya jangan melakukan tester.

FDA juga mengatakan bahwa produk make up seperti kuas lipstik, maskara, eyeshadow merupakan produk make up yang sangat mudah menyebarkan virus atau bakteri. Jadi mulai sekarang berhati-hati ya sebelum mencoba tester.

Apakah artikel ini bermanfaat untuk kamu ?

Preload

Author

Thumb lg b235fc23 f429 4f65 adaa d85e8fda520a

sweetzier

Kirim Komentar

Bt delete image

jika kamu menyukai artikel ini, klik "sukai"

Dapatkan artikel populer dari Spice